Ternyata, Siswi yang Dibully di Video Viral itu Masih Kelas VI SD di Sidoarjo, Masalahnya Sepele

SIDOARJO – #dan terjadi lagi, Video kekerasan yang viral di media sosial seminggu terakhir tak hanya melibatkan siswi SMP, tetapi juga siswi Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Asrofi mengaku sudah mendapat laporan tentang video kekerasan dan bullying berdurasi 30 detik yang beredar sejak Sabtu (10/3/2018). Disebutnya, yang terlibat dalam video itu bukan cuma siswi SMP Negeri 6 saja, tapi ada siswi SMP Negri di Buduran dan seorang siswi kelas VI SD.

Kejadian ini berlangsung di kawasan Rangkah dan yang menjadi korban dalam video itu adalah seorang siswi kelas VI SD berinisial An, warga setempat. Anak tersebut keluar dari rumah untuk bermain, kemudian bertemu dengan dua siswi SMP Negeri Buduran berinisial Lt dan Ln.

“Mereka sedang ada masalah. Dua anak SMP itu datang untuk meminta pelunasan pembelian softlens. Nah, dalam waktu bersamaan datanglah anak yang dari SMP Negeri 6 (berinisal Pj) tersebut. Lantas terjadi pertengkaran di antara mereka,” urai Asrofi.

Pihaknya menilai, masalah ini sebenarnya tidak terlalu besar. Hanya saja karena ada rekaman video yang beredar di media sosial, sehingga banyak menjadi perbincangan masyarakat. Selain video bullying tersebut, Senin pagi juga kembali beredar video kekerasan yang melibatkan anak-anak pelajar SMP.

Dalam video berdurasi 15 detik ini malah telihat ada kekerasan. Dan di laman social media, diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di Krian. Menurut Asrofi, persoalan ini bukan hanya tanggung jawab guru, tapi juga harus mendapat perhatian semua pihak.

“Termasuk Dinas Pendidikan, orang tua, komite, keluarga, dan semua pihak. Anak-anak kita yang memasuki masa remaja itu perlu mendapat perhatian dan bimbingan. Bukan cuma di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan sekitar,” kata Asrofi, Senin (12/3/2018).

Sebelumnya, dalam video berdurasi 30 detik itu, terlihat beberapa siswi SMP yang masih berseragam melakukan bullying ke cewek tak berseragam. Cewek berkaus biru bawahan hijau ini tampak menangis. Lalu siswi berseragam batik dan berhelm mengangkat rahang cewek ini ke atas.

"Bolomu akeh ta, luweh akeh boloku," hardiknya.

"Yo yok opo mbak?," kata cewek ini pasrah lalu dibully siswi lainnya.

Belum reda video viral itu, Senin (12/3/2018) kembali beredar video kekerasan yang juga dilakukan beberapa gadis belia ke seorang gadis seumurannya. Dalam video 15 detik ini satu cewek terlihat mengenakan seragam plus jilbab sempat menganiaya, dan satu cewek belia lain terlihat mengenakan kaos bertuliskan Sidoarjo.

Dua video viral ini langsung membuat petugas Unit Perlindungan Perempuan dan anak (UPPA) Polresta Sidoarjo dan Dinas Pendidikan Sidoarjo turun tangan. Senin (12/3/2018) pagi, petugas dari dua instansi tersebut sudah mendatangi sekolah yang diduga menjadi tempat belajar siswi yang ada dalam video viral tersebut.

Berikut Videonya






Situs Liputan.ORG , Portal Berita OnlineIndonesia Terbaru dan Terupdate
Sumber yang kami dapat berasal dari berbagai sumber online dan Sumber lapangan langsung