Tragedi Tanjakan Emen Masih Meninggalkan Kisah!




Tak terasa sudah seminggu lebih berlalu, namun tragedi ini masih diperbincangkan bahka masih dikenang diingatan para keluarga korban. Kisah ini juga di ceritakan oleh penjaga Taman Makam Legoso di Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Umar.

Dirinya mengaku tidak bisa tidur secara tenang sejak korban jiwa kecelakaan Tanjakan Emen dimakamkan. Tidak ada yang berbeda dan aneh dari proses pemakaman korban Tanjakan Emen.
26 korban Tanjakan Emen dikuburkan secara massal di Taman Makan Legoso. Penguburan berjalan hikmat, sesuai ajaran agama Islam. Namun hal yang janggal dialami oleh penjaga makam tersebut pasca penguburan korban.

"Sebenarnya tidak ada yang aneh tapi entah kenapa saya tidak bisa tidur secara tenang di malam penguburan massal itu dilakukan," kata Umar kepada wartawan Tribun Jakarta.com, di Tangerang Selatan, Minggu (18/2/2018).

Umar juga mengatakan kalau ia mengalami hal tersebut sejak hari pertama pemakaman. Tidak bisa tidur dan selalu merasa tidak tenang dialaminya hingga hari ini. Umar sudah 10 tahun menjadi penjaga Taman Makam Legoso.

"Baru kali ini saya mas merasa tidak tenang disini, padahal biasanya tidak ada-apa," katanya.
Setiap hal itu terjadi, dirinya mencoba menenangkan diri dengan jalan keliling makam sambil berolahraga.

"Setiap hari saya mendoakan korban meninggal agar tenang saya juga tenang," kata Umar sambil tertawa.


Umar tetap berpikiran positif atas kejadian yang dialami.
Semoga armah para korban diberikan kelapangan dan diterima di sisiNya, Amin




Situs Liputan.ORG , Portal Berita OnlineIndonesia Terbaru dan Terupdate
Sumber yang kami dapat berasal dari berbagai sumber online dan Sumber lapangan langsung

FOR INFO CALL US
08155559151
[email protected]